Wisata Bahari


Kegiatan wisata bahari di Provinsi Maluku Utara ditopang oleh kekayaan sumberdaya kelautan dan perikanan. Terdapat kawasan terumbu karang yang tersebar dari pulau Tabalenge sampai pada ujung Kepulauan Sula dengan panjang garis pantai ± 18.000 km2  dan terdapat 1.474 buah serta beraneka jenis ikan dan 179.570,05 ha mangrove merupakan potensi wisata bahari yang dapat dikelola.

Berdasarkan penjelasan Euro Asia management (1998) potensi kekayaan yang dapat dikembangkan menjadi komoditi pariwisata di Indonesia termasuk Provinsi Maluku Utara antara lain wisata bisnis (bussines tourism), wisata pantai (sea side tourism), wisata budidaya (culture tourism), wisata pesiar (cruise tourism), wisata alam (eco tourism), wisata olah raga (sport tourisme) maupun wisata sejarah (history tourism).

Ada beberapa gugus pulau yang sangat potensial untuk dijadikan pusat wisata bahari antara lain gugus Pulau Dodola di Kecamatan Morotai Selatan, Pulau Kumo di Tobelo, Pulau Guraici di Kayoa, Pantai Sulamahada di Ternate, Pantai Luari di Galela dan lain-lain. Khusus untuk marine tourisme belum berkembang disebabkan karena faktor perkembangan yang kurang mendukung dan kurangnya promosi.

 

 
 
 

Gallery Terbaru















[lihat foto lainnya]


Buku Tamu
 
Welly Irawan
2009-04-05 | 10:00:00

Fitur Government to Citizens seperti layanan prakiraan cuaca dan kurs ...



Replied by :admin
2009-04-05 | 10:00:00

terima kasih atas masukannya.

...

selengkapnya

[Kirim Komentar]

Polling Terakhir

Bagaimana Menurut Anda Website DKP ?
Sangat Bagus
Bagus
Biasa
Jelek
[Lihat Hasil]

Prakiraan Cuaca




Kurs Rupiah



User Statistik

Total klik : 46972
Total Pengunjung : 5937
Klik Dalam 24jam: 27
Pengunjung Dalam 24jam: 11
Pengunjung minggu ini : 11
Pengunjung bulan ini : 174
User Online: 4

 

Quick Links